cara cepat memperbaiki missing page pada website

Cara Berjualan di TikTok Shop

Saat menjalankan sebuah website, seringkali kita menghadapi masalah seperti halaman yang hilang atau tidak ditemukan. Hal ini dapat terjadi karena beberapa alasan, seperti perubahan URL, kesalahan penulisan, atau penghapusan halaman tersebut. Namun, jangan khawatir! Dalam artikel ini, kami akan memberikan panduan lengkap tentang cara cepat memperbaiki missing page pada website Anda.

Memeriksa dan Memperbaiki Tautan yang Rusak

Tautan yang rusak menjadi salah satu penyebab utama halaman yang hilang. Anda perlu memeriksa semua tautan pada website Anda dan memastikan bahwa mereka mengarah ke halaman yang benar. Jika ada tautan yang rusak, segera perbaiki dengan mengupdate URL atau menghapus tautan yang tidak valid.

Memastikan Konsistensi Tautan Internal

Tautan internal adalah tautan yang menghubungkan halaman-halaman di dalam website Anda. Penting untuk memastikan konsistensi tautan internal, yaitu tautan yang mengarah ke halaman yang masih aktif. Periksa setiap tautan internal dan pastikan mereka mengarah ke halaman yang benar. Jika ada halaman yang hilang, perbaiki tautan internal yang mengarah ke halaman tersebut.

Memeriksa Tautan Eksternal

Tautan eksternal adalah tautan yang mengarah ke halaman-halaman di luar website Anda. Anda perlu memeriksa tautan eksternal dan memastikan bahwa halaman yang ditautkan masih aktif. Jika halaman yang ditautkan hilang, hubungi pemilik website tersebut dan minta mereka untuk memperbarui tautan tersebut atau mencari alternatif tautan yang relevan.

Menggunakan Redirect 301

Jika Anda telah mengubah URL halaman atau pindah ke domain baru, Anda perlu menggunakan redirect 301. Redirect 301 akan mengarahkan pengunjung dan mesin pencari ke halaman baru yang sesuai. Dengan menggunakan redirect 301, Anda dapat mempertahankan peringkat SEO halaman yang hilang dan menghindari error 404.

Menggunakan Redirect 301 untuk URL yang Diubah

Jika Anda telah mengubah URL halaman, pastikan untuk mengatur redirect 301 dari URL lama ke URL baru. Ini akan memastikan bahwa pengunjung dan mesin pencari yang mencoba mengakses URL lama akan diarahkan ke URL baru yang sesuai. Redirect 301 juga akan membantu mempertahankan peringkat SEO halaman tersebut.

Menggunakan Redirect 301 untuk Pemindahan Domain

Jika Anda pindah ke domain baru, Anda perlu mengatur redirect 301 dari domain lama ke domain baru. Dengan cara ini, pengunjung dan mesin pencari yang mencoba mengakses halaman pada domain lama akan diarahkan ke halaman dengan URL yang sesuai pada domain baru. Redirect 301 juga akan membantu mempertahankan peringkat SEO website Anda.

Membuat Halaman 404 yang Informatif

Halaman 404 adalah halaman yang ditampilkan ketika pengunjung mencoba mengakses halaman yang tidak ditemukan. Penting untuk membuat halaman 404 yang informatif dan membantu pengunjung untuk menavigasi kembali ke halaman yang relevan. Berikan pesan yang jelas dan sertakan tautan ke halaman beranda, menu utama, atau halaman terkait lainnya.

Menyajikan Pesan yang Jelas

Pada halaman 404, berikan pesan yang jelas kepada pengunjung tentang alasan mengapa halaman yang mereka cari tidak ditemukan. Hindari menggunakan pesan standar yang tidak memberikan informasi yang berguna. Sampaikan pesan dengan bahasa yang mudah dipahami dan jelaskan langkah-langkah yang dapat diambil pengunjung untuk menemukan halaman yang relevan.

Menyertakan Tautan ke Halaman Utama

Penting untuk menyertakan tautan yang jelas dan terlihat pada halaman 404 yang mengarah ke halaman beranda. Dengan cara ini, pengunjung yang mengalami halaman yang hilang dapat dengan mudah kembali ke awal dan menjelajahi website Anda. Tautan ke halaman beranda juga membantu mengurangi tingkat frustrasi pengunjung dan mempertahankan pengalaman pengguna yang baik.

Menampilkan Tautan ke Halaman Terkait

Jika ada halaman terkait yang masih aktif dan relevan dengan halaman yang hilang, sertakan tautan ke halaman-halaman tersebut pada halaman 404. Dengan cara ini, pengunjung dapat menemukan konten yang masih relevan dengan minat mereka meskipun halaman yang mereka cari tidak ditemukan. Menampilkan tautan ke halaman terkait juga dapat membantu mengurangi tingkat bounce rate dan meningkatkan waktu tinggal pengunjung di website Anda.

Menggunakan Sitemap

Sitemap adalah file XML yang berisi daftar semua halaman pada website Anda. Dengan menggunakan sitemap, Anda dapat memberi tahu mesin pencari tentang halaman yang hilang atau baru. Pastikan untuk memperbarui sitemap setiap kali Anda menambahkan, menghapus, atau mengubah URL halaman.

Membuat dan Mengirimkan Sitemap

Untuk membuat sitemap, Anda dapat menggunakan alat pembuat sitemap seperti XML-Sitemaps.com atau menggunakan plugin sitemap pada platform CMS yang Anda gunakan. Setelah sitemap selesai dibuat, pastikan untuk mengirimkannya ke mesin pencari seperti Google Search Console. Dengan cara ini, mesin pencari dapat memperbarui indeks mereka dengan informasi terkini tentang halaman-halaman di website Anda.

Memperbarui Sitemap Setiap Perubahan Halaman

Jika Anda menambahkan, menghapus, atau mengubah URL halaman, pastikan untuk memperbarui sitemap Anda. Dengan cara ini, mesin pencari akan mendapatkan informasi terbaru tentang halaman-halaman di website Anda dan menghindari mengarahkan pengunjung ke halaman yang hilang. Memperbarui sitemap secara teratur juga merupakan praktik SEO yang baik untuk memastikan mesin pencari mengindeks seluruh halaman di website Anda.

Menggunakan Google Search Console

Google Search Console adalah alat yang dapat membantu Anda memantau dan memperbaiki masalah pada website Anda, termasuk halaman yang hilang. Di dalam Google Search Console, Anda dapat menemukan laporan tentang halaman yang tidak ditemukan dan mengetahui tautan referensi yang mengarah ke halaman tersebut. Gunakan informasi ini untuk memperbaiki masalah dan mengarahkan tautan ke halaman yang benar.

Melacak Halaman yang Tidak Ditemukan di Google Search Console

Di dalam Google Search Console, Anda dapat menggunakan fitur “Crawl Errors” atau “Coverage” untuk melihat halaman-halaman yang tidak ditemukan oleh Google saat mengindeks website Anda. Melalui laporan ini, Anda dapat mengetahui URL halaman yang hilang, alasan mengapa halaman tidak ditemukan, dan tautan referensi yang mengarah ke halaman tersebut. Gunakan informasi ini untuk memperbaiki masalah dan mengarahkan tautan ke halaman yang benar.

Menggunakan Fitur “URL Inspection” untuk Memvalidasi Halaman yang Diperbaiki

Setelah Anda memperbaiki halaman yang hilang, gunakan fitur “URL Inspection” di Google Search Console untuk memvalidasi perbaikan tersebut. “URL Inspection” akan memberikan informasi tentang status halaman setelah perbaikan, termasuk apakah halaman sudah terindeks oleh Google dan apakah ada masalah yang perlu diperhatikan. Dengan cara ini, Anda dapat memastikan bahwa halaman yang hilang telah diperbaiki dengan benar dan dapat diakses oleh pengunjung dan mesin pencari.

Memeriksa Log Server

Log server adalah catatan aktivitas pada server Anda, termasuk permintaan halaman yang tidak ditemukan. Dengan memeriksa log server, Anda dapat melacak sumber masalah dan mencari tahu apakah ada kesalahan dalam pengaturan server atau serangan dari pihak ketiga. Pastikan untuk memeriksa log server secara berkala untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah dengan cepat.

Menggunakan Log Analyzer

Untuk mempermudah analisis log server, Anda dapat menggunakan log analyzer. Log analyzer adalah perangkat lunak atau layanan yang membantu Anda menganalisis catatan log server dengan lebih efisien. Dengan log analyzer, Anda dapat menemukan pola atau tren dalam aktivitas server, termasuk permintaan halaman yang tidak ditemukan. Dengan informasi yang diperoleh dari log analyzer, Anda dapat mengidentifikasi sumber masalah dan mengambil tindakan yang tepat untuk memperbaikinya.

Memonitor Aktivitas Server secara Real-Time

Untuk mendeteksi masalah dengan cepat, Anda dapat memonitor aktivitas server secara real-time. Ada banyak alat pemantauan server yang tersedia, baik dalam bentuk perangkat lunak maupun layanan online. Dengan memonitor aktivitas server secara real-time, Anda dapat melihat permintaan halaman yang tidak ditemukan segera setelah terjadi dan mengambil langkah-langkah untuk memperbaikinya dengan cepat.

Menghubungi Pemilik Website yang Mereferensikan Halaman Anda

Jika Anda menemukan tautan referensi yang mengarah ke halaman yang hilang, hubungi pemilik website tersebut dan minta mereka untuk memperbarui tautan tersebut. Dengan cara ini, Anda dapat mengarahkan lalu lintas pengunjung kembali ke halaman Anda dan memperbaiki masalah missing page.

Melacak Tautan Referensi dengan Google Search Console

Di dalam Google Search Console, Anda dapat menggunakan fitur “Links to Your Site” untuk melihat tautan referensi yang mengarah ke halaman Anda. Melalui laporan ini, Anda dapat melacak tautan referensi yang mengarah ke halaman yang hilang. Gunakan informasi ini untuk menghubungi pemilik website tersebut dan meminta mereka untuk memperbarui tautan atau memberikan alternatif tautan yang relevan.

Menyampaikan Permintaan dengan Sopan

Saat menghubungi pemilik website yang mereferensikan halaman Anda, sampaikan permintaan dengan sopan dan jelas. Jelaskan bahwa halaman yang mereka tautkan sudah tidak tersedia dan minta mereka untuk memperbarui tautan tersebut atau memberikan alternatif tautan yang relevan. Sertakan informasi yang diperlukan, seperti URL halaman yang hilang dan URL halaman yang baru, jika ada. Berikan ucapan terima kasih atas kerjasamanya dalam memperbaiki masalah missing page.

Menggunakan Layanan Monitoring Website

Ada banyak layanan monitoring website yang dapat membantu Anda mendeteksi masalah pada website Anda, termasuk halaman yang hilang. Layanan ini akan memberi tahu Anda secara otomatis jika ada halaman yang tidak ditemukan atau tautan yang rusak. Dengan menggunakan layanan ini, Anda dapat mengatasi masalah dengan cepat sebelum pengunjung mengalaminya.

Memonitor Halaman yang Hilang dengan Layanan Monitoring

Saat mendaftar untuk layanan monitoring website, pastikan untuk mengaktifkan fitur pemantauan halaman yang hilang. Fitur ini akan memberi tahu Anda jika ada halaman yang tidak ditemukan pada website Anda. Ketika menerima notifikasi, segera periksa dan perbaiki halaman yang hilang tersebut untuk memastikan pengalaman pengunjung yang baik.

Memilih Layanan Monitoring yang Handal

Sebelum menggunakan layanan monitoring website, pastikan untuk memilih layanan yang handal dan dapat diandalkan. Cari tahu tentang reputasi dan ulasan pengguna layanan tersebut. Perhatikan juga fitur dan fungsi yang disediakan oleh layanan tersebut, seperti pemantauan halaman yang hilang, pemantauan tautan yang rusak, atau pemantauan ketersediaan website. Pilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda.

Mengatur Pengalihan Default

Jika Anda memiliki halaman default yang akan ditampilkan ketika halaman yang diminta tidak ditemukan, pastikan halaman tersebut memberikan pengalihan yang relevan. Misalnya, Anda dapat mengarahkan pengunjung ke halaman pencarian atau halaman kategori terkait. Dengan mengatur pengalihan default, Anda dapat membantu pengunjung menemukan konten yang sesuai dan mengurangi frustrasi mereka.

Menyajikan Konten yang Relevan pada Halaman Default

Halaman default yang ditampilkan saat halaman yang diminta tidak ditemukan harus menyajikan konten yang relevan dan membantu pengunjung menemukan apa yang mereka cari. Misalnya, Anda dapat menampilkan daftar artikel terpopuler, tautan ke halaman kategori, atau kotak pencarian yang mencakup seluruh website. Dengan cara ini, pengunjung dapat dengan mudah menavigasi kembali ke konten yang relevan dan tetap terlibat dengan website Anda.

Memberikan Informasi dan Petunjuk yang Jelas

Pada halaman default, berikan informasi dan petunjuk yang jelas kepada pengunjung tentang apa yang terjadi dan langkah-langkah yang dapat mereka ambil. Misalnya, berikan pesan yang menjelaskan bahwa halaman yang mereka cari tidak ditemukan dan sarankan mereka untuk mencoba mencari melalui kotak pencarian atau menavigasi melalui menu utama. Berikan tautan yang jelas dan terlihat untuk membantu pengunjung menemukan konten yang relevan.

Memeriksa Kualitas Konten

Kadang-kadang, halaman yang hilang disebabkan oleh konten yang tidak relevan atau tidak berkualitas. Periksa kembali konten pada halaman Anda dan pastikan mereka memberikan nilai tambah kepada pengunjung. Jika perlu, perbarui atau hapus konten yang tidak lagi relevan atau berkualitas rendah.

Mengevaluasi Relevansi Konten dengan Topik dan Tujuan Halaman

Periksa kembali konten pada halaman yang hilang dan evaluasi relevansi konten tersebut dengan topik dan tujuan halaman. Pastikan konten memberikan informasi yang relevan dan bermanfaat kepada pengunjung. Jika konten tidak relevan atau tidak sesuai dengan tujuan halaman, perbarui kontennya agar lebih relevan dan memberikan nilai tambah yang lebih besar.

Melakukan Penyaringan Konten secara Berkala

Untuk menjaga kualitas konten pada website Anda, lakukan penyaringan konten secara berkala. Periksa halaman-halaman yang ada dan hapus konten yang tidak lagi relevan atau berkualitas rendah. Pastikan konten yang tersisa memberikan informasi yang akurat, up-to-date, dan bermanfaat bagi pengunjung. Melakukan penyaringan konten secara berkala akan meningkatkan pengalaman pengunjung dan reputasi website Anda.

Dalam kesimpulan, memperbaiki missing page pada website membutuhkan langkah-langkah yang sistematis dan hati-hati. Dengan mengikuti panduan lengkap ini, Anda dapat memperbaiki missing page dengan cepat dan menjaga pengalaman pengunjung yang baik. Selamat memperbaiki website Anda!

You May Also Like

About the Author: administrator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *